Khery Sudeska
Perjalanan
“…dari jembatan besi itu akan kelihatanlah perkawinan keindahan alam dengan teknik manusia. Ke laut nampak kecantikan lautan, ke darat kebesaran Allah, dan ke sebelah kanan kelihatan pula anggar baru, anggar dari pelabuhan yang ketiga di Indonesia, sesudah Tanjung Perak dan Tanjung Priok…”
Demikian Buya HAMKA dalam Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck menjelaskan keindahan kota Makassar (dalam novel itu kota Makassar disebut Mengkasar, pen.). Read the rest of this entry »
Tags: Buya HAMKA, Makassar, Mengkasar
Khery Sudeska
Motivasi, Wacana Umum
Tanggal 05 Juni yang lalu, adalah hari yang naas bagi seorang Valentino Rossi. Setelah terlempar dari motornya di sebuah tikungan, berputar di udara, kaki kanannya terhempas dengan keras di pinggir aspal. Setelah itu, ia menggelinding beberapa kali di pinggiran trek yang berbatu itu.
Motornya hancur berkecai. Tulang kering kaki kanannya patah oleh kecelakaan itu. Menurut pengakuannya di motogp.com, ia dapat mendengar sendiri bunyi patah tulang kakinya saat terjatuh di pinggir aspal itu. Pada gambar dapat dilihat, tulang kering kaki kanannya menjadi bengkok. Tulang kering kaki kanannya “patah tebu”. Read the rest of this entry »
Tags: Kerja Keras, Keseriusan, Kesungguhan, Semangat, Valentino Rossi
Khery Sudeska
Motivasi
Lebih dari sekadar adanya faktor-faktor yang memunculkan semangat, dari sisi internal (harapan) dan eksternal (dukungan), semangat itu lahir akibat dorongan dari dalam jiwa.
Kalau sudah begitu, berarti kita harus mengondisikan agar jiwa kita selalu mengalirkan semangat kepada tubuh, meski bagaimanapun situasi yang kita hadapi; sulit atau mudah, jiwa tetap bersemangat dan optimis bahwa masalah-masalah itu akan dapat teratasi dengan baik.
Bagaimanakah caranya? Apa yang mesti dilakukan? Read the rest of this entry »
Tags: Harapan, Jiwa, Jiwa Yang Tenang, Kehidupan, Keyakinan, Optimisme, Semangat, Shalat Dhuha, Shalat Lima Waktu, Shalat Tahajjud
Khery Sudeska
Islam, Motivasi, Religius
Adalah hal yang wajar jika seorang bujang tertarik kepada seorang gadis, atau sebaliknya. Kemudian, keduanya mencoba mengikat komitmen dan cita-cita untuk berumah tangga. Ikatan komitmen yang saya maksud disini, tentu saja, tidak sama pengertiannya dengan terjemah dari pacaran dalam pengertian banyak orang itu. Ikatan komitmen yang saya maksud adalah seperti yang pernah saya kisahkan dalam “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck”.
Dan, sudah lazim pula, bila kemudian cita-cita yang mulia itu mendapat halangan, sehingga tidak sampai atau belum sampai. Sebagai seorang bujang atau seorang gadis, perjalanan hidup masih panjang, dan harapan tidak boleh mati. Read the rest of this entry »
Tags: Cinta, Doa, Harapan, Optimisme, Perasaan, Semangat, Tentang Cinta
Khery Sudeska
Blog, Blogger, Blogging
Ada beberapa hal yang menjadi acuan saya ketika berkomentar di sebuah blog:
Pertama, korelasi atau relevansi komentar dengan isi postingan. Meski kemudian – saya pun tidak tahu persis – korelasi itu kuat atau tidak. Sebab, walaupun isi postingan dapat dicerna dengan baik, namun kadang kala kita sebagai manusia juga tidak dapat memahami sepenuhnya maksud si penulis dengan tulisannya. Oleh sebab itu, kuat tidaknya korelasi itu, saya kira relatif. Yang jelas, berusaha dulu agar komentar itu punya hubungan dengan tulisan.
Kedua, membubuhkan komentar dengan ‘Metode Martabak’. Halah!
Read the rest of this entry »
Tags: Blog, Blogger, Blogging, Cara Berkomentar di Blog, Etika, Etika Berkomentar di Blog
Khery Sudeska
Wacana Umum
Khoo Kheng Hor, dalam sebuah ilustrasi perang Sun Tzu, menggambarkan begini:
“Jika anda adalah seorang jenderal yang memimpin satu peleton pasukan, anda mendekati suatu jalan lembah yang sempit, dan tentara musuh sudah siap di lubang perlindungan dengan senjata-senjata mereka.”
Dalam situasi itu, anda berpikir positif bila anda berpikir bahwa peluru-peluru tidak bisa mengenai anda dan pasukan anda, dan anda terus maju untuk menyerang.
Sebaliknya, anda mengambil langkah positif apabila Read the rest of this entry »
Tags: Berpikir Positif, Kehidupan, Mengambil Langkah Positif, Perbuatan, Pikiran, Sun Tzu
Khery Sudeska
Humanisme, Masalah Bangsa, Modernitas
Minta maaf saya, bila judulnya kurang enak didengar.
Pagi kemarin, saya membaca sebuah status di facebook, isinya kira-kira begini:
“Hih…! Geram ya…!? Masa Ariel yang dijadikan tersangka. Padahal, seharusnya mereka tuh tahu, kan Ariel itu hanya salah satu korban. Seharusnya orang yang menyebarkan video itu yang dihukum seberat-beratnya…”
Nah?! Read the rest of this entry »
Tags: Cara Berpikir, Cara Berpikir Masyarakat, Humanisme, Kebenaran, Kelakuan Bejat, Kesalahan Berpikir, Masalah Bangsa, Modernitas, Moral Bangsa, Perbuatan, Perbuatan Bejat, Pikiran, Privasi, Video Mesum Luna Maya dan Ariel