"Cinta, Pengalaman, dan Kemanusiaan"

Mengapa Manusia Harus Beragama?

May 9, 2011

Saya jelaskan dulu, apa itu Beragama dan apa itu Tidak Beragama. Beragama berarti memiliki keyakinan religius. Sebuah keyakinan religius mempunyai titik sentral yang menentukan awal, akhir, dan proses dari sesuatu. Titik sentral itu adalah Tuhan. Tuhan itulah yang mengatur sistem dan hukum alam semesta. Dan keyakinan religius pada dasarnya adalah kecenderungan fitrah manusia, ia bukan [...]

Tentang Yang Pernah Kukatakan

April 2, 2011

Tak ada lagi yang akan kukatakan kepadamu Engkau hanya perlu melihat kepadaku Untuk mengetahui, bahwa setiap perkataanku adalah benar…

Kehilangan

March 10, 2011

Kau pikir kau adalah satu-satunya orang yang pernah kehilangan seseorang? Itulah salah satu arti kehidupan, mengalami kehilangan. Tapi, kita tidak gunakan itu sebagai alasan untuk menghancurkan kehidupan. Kita harus melanjutkan kehidupan, kita semua…

In Love: Tentang Pesona Buya HAMKA

February 17, 2011

Tagamang kampuang jo bangso Kahilangan umaik sa-agamo Marapi jo Singgalang manangih takanang Danau Maninjau ditingga Buyanyo… Samaso Buya bacarito Manangih nan mudo-mudo Kok pituah agamo nan manyintuah raso Barangsua luruih bengkok salamo ko… (Song: Salamaik Jalan Buya, Vocal: Zalmon)       Walaupun bukan orang yang berasal dari Sumatera Barat, saya mengerti bahasa Minang dengan [...]

Jalaluddin Rumi: Cinta dan Birahi

February 11, 2011

Cinta adalah kekuatan. Cinta itu tidak melemahkan. Karena cinta seseorang mampu mendaki gunung, menyeberangi lautan. Karena cinta seseorang mampu bertahan dalam penderitaan. Sepasang kekasih yang saling mencintai, keduanya saling memberikan kekuatan. Kekasih adalah pembimbing. Ketika seseorang ikhlas mengatakan Allah adalah kekasihnya, maka Allah akan membimbingnya. Kekasih yang berwujud manusia pun seharusnya seperti itu, sebagai pembimbing. [...]

Saddam Hussein; Penjahat atau Pahlawan?

February 6, 2011

“Long life the people. Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!” teriaknya dalam bahasa Arab saat vonis hukum gantung kepadanya dibacakan oleh hakim. Tangan kanannya dipegangi oleh petugas keamanan pengadilan, sementara tangan kirinya memegang Al-Quran yang sesekali ia acungkan ke atas bersamaan dengan teriakannya itu. Beberapa hari kemudian setelah itu, tepatnya di penghujung tahun 2006, ia [...]

Orang Gila

January 24, 2011

Seorang psikiater, Laing, berkata, “Dalam dunia yang sudah gila, orang-orang yang normal akan dianggap orang-orang gila. Hanya orang gila saja yang dapat berkomunikasi dengan masyarakat yang gila”. Dalam cerita terkenal Layla dan Majnun, seorang lelaki baru dapat membuktikan kecintaannya kepada Layla hanya dengan menjadi Majnun (gila). Tentu saja, kedua hal itu sebuah metafora. Yang pertama [...]

Tentang Penderitaan (Bagian 2)

January 18, 2011

Al-Qur’an mengatakan, “Apakah kamu mengira Kami ciptakan kamu ini sia-sia (‘abasa)? Tidak!” Orang yang memiliki makna hidup, akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang kuat. Seluruh tingkah lakunya akan bermakna, termasuk penderitaannya. Orang yang menderita untuk suatu makna, untuk suatu tujuan, akan tetap bahagia dari pada orang yang meskipun tidak menderita tetapi hidupnya tidak mempunyai arti, tidak [...]

Asas Hidup Manusia

December 10, 2010

Pertama, harus jelas dulu bagi kita apa arti kata asas. Tulisan dan ejaannya adalah “asas”, bukan “azaz”. Kata asas berasal dari bahasa Arab. Menurut Nurcholish Madjid – selanjutnya Nurcholish Madjid akan saya sebut Cak Nur – kata asas ada disebutkan di dalam Al-Qur’an berkenaan dengan sebuah peristiwa pendirian Masjid Dirar, sebuah masjid yang didirikan kaum [...]

Tentang Penderitaan

November 24, 2010

Jalaluddin Rumi berkisah: Seorang Qazwin datang kepada tukang tato, “Rajahlah bagiku seekor singa yang garang. Leo bintangku. Gambarlah sebagus-bagusnya. Sebarkan warna biru di atasnya.” “Di bagian mana saya harus merajah Anda?” tanya tukang tato. “Rajahlah pada bahuku yang bidang. Biarkan nanti wajah singa menyeringai dari sana.” Mulailah tukang tato menusukkan jarum-jarumnya. Rasa sakit mulai menjalar [...]