Refleksi dan Catatan-Catatan Kecil

Filed under Ideologi

Menguji Ideologi Dengan DNA Ideologi

Ada suscriber blog ini yang bertanya pada saya melalui email. Pertanyaannya begini:

Bagaimana cara menguji sebuah gagasan itu termasuk ideologi atau tidak?”

Kontan saja saya agak repot oleh pertanyaan itu. Pengetahuan saya tentang ideologi tidaklah banyak. Jika dulu saya pernah posting tulisan Tentang Ideologi, itu hanyalah sebatas wacana saja. Memang, dulu semasa aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), saya pernah mengikuti Senior Course dengan materi sindikasi “Pengantar Ideologi”. Tapi, pengetahuan saya hanya sebatas itu saja, sebatas “pengantar”.

Baiklah, akan saya coba juga untuk menjawab pertanyaan itu. Cara menguji sebuah gagasan itu untuk dapat dikatakan sebuah ideologi, salah satunya dengan DNA Ideologi.

Saya pernah defenisikan, bahwa ideologi itu adalah teori umum, atau sistem yang komprehensif dan harmonis, yang tujuan pokoknya adalah kesempurnaan manusia dan kebahagiaan bagi semua.

Karena ia merupakan sistem atau teori yang komprehensif, maka rumusan ideologi itu harus menyeluruh; dimulai dari sebelum kehidupan saat ini, kehidupan saat ini, sampai kepada setelah kehidupan saat ini.

Kalau DNA Biologi tersusun atas kode-kode protein ATGC (adenine, thymine, guanine, dan cytosine), maka DNA Ideologi tersusun dari hubungan-hubungan yang terdapat pada tabel berikut ini:

Ideologi Sebelum Kehidupan (I) Hubungan I dan II Kehidupan Saat Ini
(II)
Hubungan II dan III Setelah Kehidupan (III)
Kapitalisme Pencipta Tidak Penting (Menolak Intervensi Agama) Cenderung Mengikuti Kehendak Bebas Tidak Penting Akhirat
Islam Pencipta (Allah Swt.) Halal dan Haram Ibadah Pahala dan Siksa Akhirat
Sosialisme Materi Materi Mengikuti Materi Dialektik Materi Materi
Note: Pendapat yang sama – dan mungkin juga dari referensi yang sama – soal menguji ideologi ini, salah satunya bisa anda lihat di Sinau Islam, dengan tag DNA Ideologi.

22 Responses to “Menguji Ideologi Dengan DNA Ideologi”

  1. Wisata Riau says:

    manggut-manggut… (macem ngrti.. aje… hehhe)
    makasih pncerahanya bro..

    [Reply]

  2. heru says:

    mantaps sobat, terima kasih atas sharingnya.
    salam sukses

    [Reply]

  3. harmen batubara says:

    Sobat, mula-mula, saya juga ikut puyeng mencerna postingan anda, tetapi setelah diresapi ya boleh juga, semoga terus dapat mensosialisasikan ilmu-ilmu sejenis kepada kita, lanjutkan …..

    [Reply]

  4. nakjaDimande says:

    sudeska, bundo lagi berpikir.. kenapa anak bundo satu ini bisa pintar yaa? ga mungkin ini menurun dari bundo.. hmm kok bisa yaa :D

    [Reply]

  5. bundadontworry says:

    ho.. ho.. ternyata tidak hanya pada makhluk hidup ada sistem DNA nya Mas Sudes,
    bunda membacanya mula2 bingung dan akhirnya setelah diluang membacanya, ngerti juga, jadi bisa juga diuji cobakan utk lebih jelas mana yg ideologinya kapitalisme, islam atau sosialisme.
    Hebat…salut….Mas, utk infonya.
    salam.

    [Reply]

  6. kusman says:

    Wah luar biasa.. pakar ekonomi & politik, bingung juga aku comment apa.

    Maksih kunjungan ke blog saya.

    [Reply]

  7. andry sianipar says:

    mas,, saya sampe dua kali baca artikel ini.
    awalnya agak gak ngertii tapi pas konsentrasi ngerti juag,,,
    ini memeng menandakan klo ilmu Allah itu sanagt dahsyat ya !!!
    kita mungkin cuma dapat setetes saja. tp kita harus bersyukur..

    [Reply]

  8. belajar bisnis internet | hill says:

    waduh hrs di baca bbrp x br rada2 ngerti :D , tp mantab nih keyword baru jarang dibidik pasti bagus di search engine

    salam
    hill

    [Reply]

  9. Mas Hengky says:

    salut buat artikel yang berat ini.. semoga jadi banyak yang mendapatkan ilham dari sini

    [Reply]

  10. Khery Sudeska says:

    @Wisata Riau: Hehehe… Macam iye aje :D

    @heru: Trims juga mas Heru :)

    @harmen batubara: Bisa, Bang :D

    @nakjaDimande: Ah, Mande bisa aja lagi. Ananda gak pintar, Mande. Kalau memang pintar, pasti karena anak Mande. Hehehe… :D

    @bundadontworry: Hehehe, Bundaku… bisa aja, sama kayak Mande. Hehehe…

    @kusman: Saya juga bingung mo bilang apa :D

    @andry sianipar: Memang kalo mau memahaminya lebih jauh, harus tahu dulu seluk-beluk ketiga ideologi tsb. Minimal garis besarnya :)

    @hill: Kok pikirannya ke keyword aja semenjak domain baru ni, Kawan. Hehehe….

    @Mas Hengky: Wah, Mas Hengky pasti nyindir nih :D Tapi gak papa, idung saya juga udah ngembang karenanya. Hehehehe….. Trims, Mas Hengky, udah mau main kesini :)

    [Reply]

  11. Edy S says:

    Bisa ditularkan itu ilmunya, karena saya pernah kesulitan akhirnya tak hilangkan.

    [Reply]

  12. rudy azhar says:

    masalah ideologi emang masalah ribet Mas, jujur aja saya sampai sekarang ideologi bangsa Indonesia saya belum tahu apakah Pancasila atau UUD'45….

    [Reply]

  13. arkasala says:

    saya agak2 lelet untuk membaca hal-hal seperti ini Mas, namun sedikit saya tangkap jika ada sebuah ideologi baru maka ujilah berdasarkan tabel di atas ? Induknya : Kapitalisme, Islam dan Sosialisme ?

    Trims Mas ada wawasan baru disini. Istilah DNA Ideologi ini baru banget buat saya.

    [Reply]

  14. Khery Sudeska says:

    @rudy azhar: Memang itu salah satu tujuan posting ini, Bang. Hehehe…

    [Reply]

  15. Khery Sudeska says:

    @arkasala: Memang yang tiga itulah ideologi yang ada di dunia saat ini, Kang. Kalo ada yang ngaku2, silakan uji… :)

    [Reply]

  16. T. Wahyudi says:

    terimakasih sekali mas atas sharingnya ilmunya….

    [Reply]

  17. hpnugroho says:

    hihihi …
    ora mudeng babar blas …
    tapi setidaknya tau kalau ideologi itu punya DNA …

    [Reply]

  18. hafiid says:

    Berat mas… berat… saya angkat satu-satu ya biar ringan… heheheh :)

    [Reply]

  19. KangBoed says:

    HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRR..
    Menyapa sahabatku chayank..
    MAAF..
    Baru jalan jalan dan keliling lagi.. pokoknya saya ngabsen dulu yaaaa.. masih banyak tugas keliling maklum habis istirahat tugas banyak yaaaa.. harap di persorry..

    salam sayang

    [Reply]

  20. KangBoed says:

    Manstaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbssss

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    [Reply]

  21. [...] Lalu, timbul pertanyaan, apakah Islam itu ideologi? [...]

  22. [...] minggu, memang lebih enak bicara topik yang santai, ketimbang topik yang berat-berat seperti ideologi, sebab kesalahan berpikir, atau masalah [...]

Leave a Reply