Ini bukan tutorial atau tips. Ini untuk menjawab pertanyaan Kang Yayat Sudrajat tentang Apa Manfaat Blog Menurut Anda?
Jujur, sangat sulit untuk menjawab pertanyaan ini. Sebab, tidak ada patokan yang objektif untuk menilai manfaat blog. Bila ditanyakan kepada masing-masing pribadi, tentu saja ukuran yang digunakan akan terasa sangat subjektif, dan masih bisa diperdebatkan. Sebab, pengalaman masing-masing pribadi berbeda-beda tentang suka duka dunia blogging. Belum lagi, kalau mau ditinjau pendapat orang yang berada di luar dunia ini, tentu akan menghadirkan jawaban yang semakin beragam. Dan, boleh jadi, cenderung kontroversial antara orang yang menekuni profesi blogger ini dengan yang tidak.
Tapi, mungkin faktor subjektif dari dalam (baca: dari para blogger) inilah yang diinginkan oleh Kang Yayat, yang bila dikumpulkan, pada gilirannya akan memacu semangat positif dalam dunia blogging. Oke, berikut ini adalah sebagian – ingat, hanya sebagian – dari manfaat blogging yang saya rasakan.
1. Membuat Orang Melek Teknologi
Kalau seseorang blogging, sudah barang tentu harus berhubungan dengan komputer, internet, kode HTML, PHP, script, SEO, dan lain-lain yang berhubungan dengan itu. Meski hal ini sebenarnya tidak wajib. Tanpa menguasai itu pun seseorang tetap bisa blogging dengan menyerahkan urusan itu kepada ahlinya. Cuma saja, akan terasa sangat aneh dan sudah pasti akan mengalami banyak kesulitan bila seorang blogger tidak menguasai hal ini sama sekali. Hal ini mesti dikuasai, meski dalam porsi yang sedikit. Hukumnya Sunnat Mu’akkad. Dan, meskipun pula, alat-alat bukanlah rujukan sebuah modernitas.
2. Belajar Menulis dan Menjadi Mahir Menulis
Ini pointer terpenting manfaat menjadi blogger. Bisa saja, sebelumnya seseorang tak punya kemampuan menulis sama sekali. Tapi, dengan memutuskan untuk terjun blogging, seseorang kemudian “dipaksa” untuk bisa menulis secara terjadwal demi mematuhi skedul posting artikel. “Keterpaksaan” ini yang kemudian membawa seseorang pada kondisi mahir menulis. Menulis itu tidak gampang. Untuk menulis artikel yang berkualitas, orang harus mencari dan membaca beberapa referensi, kemudian mengolah referensi itu menjadi sebuah gagasan yang berguna bagi orang banyak. Oleh sebab itu, kegiatan menulis tak bisa dilepaskan dari kegiatan sebelum menulis itu, yakni membaca. Orang yang terbiasa membaca, akan terbiasa berpikir secara sistematis. Orang yang terbiasa berpikir secara sistematis, akan menulis secara sistematis pula. Dan, mudah-mudahan setelah itu, dia juga bisa berbicara secara sistematis.
3. Menyebarkan Manfaat Kepada Banyak Orang
Seseorang menulis, tentu saja, ingin tulisannya dibaca oleh banyak orang, agar manfaat tulisan itu bisa dipetik oleh banyak orang. Dengan dibaca oleh banyak orang, maka pada saat itu gagasan yang muncul darinya harus siap pula untuk dievaluasi dan diperdebatkan oleh orang lain. Kondisi ini akan mematangkan kepribadian. Menyebabkan seseorang terbuka terhadap perbedaan pendapat, dan dewasa dalam menerima masukan dari orang lain. Selanjutnya, akan semakin mematangkan pula konsep yang lahir dari pemikirannya.
4. Menyampaikan Pendapat dan Gagasan Secara Spontan
Untuk menyampaikan pendapat tentang suatu kejadian – misalnya, tentang Gurita Cikeas – atau berupa gagasan lainnya, seseorang bisa saja menulis sebuah buku atau menulis di media cetak. Namun, hal itu tak bisa dilakukan secara spontan. Blog mampu menjawab persoalan ini. Melalui blog seseorang langsung dapat menyampaikan pendapat dan gagasannya secara langsung. Kemudian, gagasan itu akan segera mendapat respon melalui komentar, menyebabkan seseorang segera tahu apa pula pendapat orang lain tentang sesuatu yang sedang dikemukakannya. Dan, bukan tidak mungkin, kumpulan-kumpulan artikel di sebuah blog kelak dikumpulkan dan dicetak menjadi sebuah buku.
5. Membuka Minda dan Memperbanyak Teman Tanpa Batas
Sebelum ini, saya tidak pernah kenal siapa itu Mas HP. Nugroho (seorang pakar Natural SEO), Pak Fadly Muin (blogger yang membahas motivasi secara ciamik), Kucrit si Arek Sumbawa (pakar Paid Review), dan teman-teman yang lain. Dunia blogging lah yang membuat saya kenal mereka. Padahal, jarak geografis saya dan mereka sangat jauh. Blog lah yang membuat saya akrab dengan mereka. Mengunjungi blog mereka, membuat wawasan saya semakin bertambah tentang banyak hal. Disinilah peran blogwalking menjadi keharusan dan tetap harus dilakukan.
6. Memantapkan Kepercayaan Diri
Penjelasan ini mungkin agak narsis. Pada saat awal ngeblog, saya tak terlalu percaya bahwa saya bisa menulis. Yang saya tahu, saya hanya menulis saja, kemudian menjalin silaturahmi dengan blogger lain. Tapi, tak disangka, beberapa tulisan saya mendapat respon dan penghargaan dari beberapa blogger. Diantaranya, ada banyak tulisan saya yang di-link oleh Blog Paling Populer di Indonesia tahun 2009 dan diklaim mempunyai teknik SEO paling canggih, yakni blog JokoSusilo.com. Saya tidak percaya hal itu terjadi. Sebab, setahu saya, sebagai blog besar, JokoSusilo.com sangat selektif dalam memberikan link, walau sesama member Formula Bisnis sekalipun. Padahal, sebelumnya, saya tidak pernah memberikan link kepada JokoSusilo.com sekalipun, baik melalui artikel ataupun blogroll.
Selanjutnya, setelah efektif lima bulan ngeblog, ada ratusan sudah jumlah subscriber Sudeska.Net ini melalui FeedBurner, MyBloglog (kabarnya MyBloglog akan ditutup oleh YAHOO!), Twitter, Google Friend Connect, dan Facebook. Terakhir, blog Sudeska.Net ini terpilih sebagai salah satu dari lima Blog Indonesia Favorit 2009 pilihan IwanKus.com. Saya tidak bermaksud membanggakan diri dengan data itu. Cuma, ini menguatkan keyakinan dan kepercayaan diri saya, bahwa saya bisa bila serius menekuni sesuatu. Hal ini pulalah yang membuat saya berpikir untuk segera memigrasikan blog ini ke WordPress Self Hosting.

Ya Ampuuuunnn Sudes! kelakuanmu dari PPC selalu mepet penutupan..!!!
tapi kereennn.. sudes selalu menulis dengan detil dan teliti, juri tampaknya akan tertarik.
[Reply]