Refleksi dan Catatan-Catatan Kecil

Filed under Cerpen

Fiksi Mini: Pesanan Sang Ibu

“Ma, telah aku bawakan pesananmu subuh tadi dari Makkah,” ujar pemuda terhina itu di samping nisan ibunya.


Percakapan ini “terpaksa” aku tulis, karena Wi3nda “memaksaku” ikut dalam dalam Kontes Fiksi Mini itu…

57 Responses to “Fiksi Mini: Pesanan Sang Ibu”

  1. alamendah says:

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Selamat mengikuti kontes Fiksi Mini. Sukses saja

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 12:23 am:

    Tq, Mas Alam… :)

    [Reply]

  2. [...] This post was mentioned on Twitter by Khery Sudeska. Khery Sudeska said: Fiksi Mini: Pesanan Sang Ibu: “Ma, telah aku bawakan pesananmu subuh tadi dari Makkah,” ujar pemuda terhina itu di… http://bit.ly/cTAYRB [...]

  3. Mamah Aline says:

    Maaf mamah baru berkunjung kembali khery… sukses dengan fiksi mininya… saya juga ikutan.

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 1:26 pm:

    Ok, Mamah… Selamat datang kembali di sini. Saya juga akan langsung “nyebrang” ke rumah Mamah segera. Saya harap Mamah yang memenangkan helat Fiksi Mini ini. Amin…

    [Reply]

  4. Zippy says:

    Wah..bener2 fiksi mini.
    Hanya sebuah kalimat pendek tapi bener2 mempunyai arti.
    Moga menang yah :)

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 1:35 pm:

    Ini saya baru aja belajar, Mas. Hehehe…

    [Reply]

  5. “Terpaksa” tapi kejar kemanangan kan? :-)

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 2:03 pm:

    Tidak juga, Mas. Hanya sekalian belajar dan mencoba mencurahkan isi hari. :D O, ya… Mas Citawaya, saya belum bisa sampai ke blognya. Entah koneksi saya yang sedang lemot atau emang blognya yang sedang berat diakses. Nanti saya akan coba kesana lagi. Ok?

    [Reply]

  6. Dunia Hape says:

    Barusan main ke Blog sebelah dan ada beberapa yang juga ikutan ni kontes.
    Hhehehe..rame deh.
    Moga menag yah :)

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 2:04 pm:

    Saya harap, blog lain aja yang menang, Mas. Saya baru mencoba untuk belajar aja… :D

    [Reply]

  7. wi3nDa says:

    Fiksi Mini khery suda kami catat sebagai peserta

    Trimakasi atas partisipasinya :)

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 2:14 pm:

    Wah, akhirnya diterima juga setelah bermohon berhari-hari, hehehe… :D Tq so much ya, Wienda…

    [Reply]

  8. wi3nd says:

    wi3nda suka memaksa yaa :mrgreen:

    makasi ya uda mau dipaksa ikut,tapi ikhlaskan?
    akhirnya jadi juga khan :)

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 2:16 pm:

    Iya! Payah nih bikinnya. Tapi ikhlas kok… :mrgreen:

    [Reply]

  9. nakjaDimande says:

    bolehkah aku mengenal pemuda terhina itu.. maukah dia menjadi anakku?

    **mata mande berembun membaca fikminmu ini sudes.

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 2:26 pm:

    Mungkin, ia telah mengenal Mande hampir setahun yang lalu. Dan sejak itu, ia pun telah menjadi anakmu, Mande. Ia telah menganggap Mande sebagai ibunya juga. Ia menyayangi Mande sebagaimana ia menyayangi Mamanya. Mungkin, ia pun telah pula pernah sms-an dengan Mande beberapa kali…

    **Pemuda terhina itu tampaknya tak bisa membuat “fiksi”, Mande. Untuk beberapa orang, kesan cerita ini terlalu “realis”…

    [Reply]

  10. Iwan Kus says:

    Selamat mengikuti kontes
    semoga mas khery beruntung :D

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 2:28 pm:

    Halo, Mas Iwan…. :D Jumpa lagi nih, hehehe… Thanks atas do’anya, Mas Iwan…

    [Reply]

  11. fadly muin says:

    ikutan juga mas..?
    fiksinya dalam nih.. ngeri

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 2:30 pm:

    Saya sarankan abang juga ikutan, Bang. Tantangannya menarik juga. Sekilas kelihatan mudah membuatnya. Tapi, ternyata sulit bukan main… :D

    [Reply]

    fadly muin reply on May 21st, 2010 9:58 am:

    iya saya udah coba, tapi belum puas2nya juga hasil yang didapat..:)

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 2:50 pm:

    O, ya… Bagi saya, ini sekalian cara mengelola kekuatan batin dan pikiran dalam lautan fiksi. Hehehe…

    [Reply]

  12. nDa says:

    bukan sebuah curhat kan Bang???

    [Reply]

    aldy reply on May 20th, 2010 7:53 pm:

    Walah Bunda kok pake nanya, ini baru bangun dari tidur siang yang kepanjangan ;)

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 11:15 pm:

    @nDa: Setengahnya, mungkin iya… :D

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 11:18 pm:

    @Mas Aldy: Siapa tuh yang masih pake tidur siang jaman sekarang? Bangunkan! :mrgreen: Ini jaman yang harus semua orang bergerak progresif… ;)

    [Reply]

    aldy reply on May 22nd, 2010 12:35 am:

    Sudah gaharu cendana pula….

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 22nd, 2010 3:23 am:

    Tersebab yang “cendana” bersikap “kura-kura dalam perahu”… :D

  13. hhahahaa,,,,memaksa ya sob…wekekekee…

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 11:19 pm:

    Dalam tanda petik, Sob. Hehehe… :D

    [Reply]

  14. Erdien says:

    Betapa rasanya tu anak, dia tentu lebih berharap bundanya ada nyata di hadapannya kala ia bawakan apa yang akan membuat bangga bundanya itu :)

    Sukses Mas!!!

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 11:24 pm:

    Tampaknya sudah kehendak Allah ya, Kang? Mudah2an, sang Ibu bahagia dan gembira mendengar perkataan itu dan melihat sang anak membawa pesanannya, menunaikan tugas yang diberikan ibunya kepadanya. Hubungan anak-ibu tak pernah lepas dunia dan akhirat…

    [Reply]

  15. waahh Fiksi Mini-nya sedih banget….
    betapa bahagianya kita sebgai anak
    kalo bisa memberangkatkan Ibu dan Bapak buat naek haji

    salam kenal ya…

    http://ayahkuhebat.wordpress.com

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 11:32 pm:

    Pendalaman anda atas kisah ini begitu sempurna, Mas. Saya tak akan menambahinya lagi. Tabir gelap kisah ini pelan2 mulai terbuka. Trims banget, Mas. Senang sekali kita berkenalan dalam ikatan perasaan yang kuat. :)

    [Reply]

  16. aldy says:

    This is about who ? FMIIW.

    Kasian juga tuh anak, pesanan diatar setelah “pembelinya” pergi :(

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 11:34 pm:

    Mudah2an Allah Yang Maha Pemurah tetap “menyampaikannya”. Amin! Saya jadi pengen kenal ama pemuda terhina itu…

    [Reply]

  17. wah benar2 kontes mini ya mas?
    sukses mas ya

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 20th, 2010 11:35 pm:

    Saya sarankan juga ikutan, Mas. Coba deh! Nggak “semini” yang dibayangkan… :D

    [Reply]

  18. delia says:

    Kok lia mau nangis ya… :(
    jadi Ingat Alm nenek yg dibadal haji..
    dan hari itu dikuburnya ..abah lia berkata ” Mak…akhirnya kutuntaskan niatmu..”maafkan anakmu yang terlambat ….hiksss hiksss….

    dalam sekali mas khery fiksi..

    Lia dukung menang nih ^_^

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 22nd, 2010 3:16 am:

    Trims sekali atas dukunganya, Mbak Lia… :)
    Saat2 seperti itu kadang ada hikmahnya juga, disitu saya mengakui dengan sadar sepenuhnya, “kehendak Tuhan diatas kehendak kita.” Kerinduan kepada seseorang yang telah tiada mengantarkan kepada kerinduan kepada Tuhan.

    Saya ikut berduka atas kepergian nenek…

    [Reply]

  19. gpp sob..tetap semangat yaaa

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 22nd, 2010 3:17 am:

    Mudah2an, sob… :D

    [Reply]

  20. BlogCamp says:

    semoga berjaya bang
    salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 22nd, 2010 3:20 am:

    Lha, kok panggil “abang” sih, Pakde? :D Abang itu dalam pengertian saya sebagai seorang Melayu tetaplah artinya “abang”. Panggil saja saya seperti biasa Pakde….

    Trims atas do’anya, Pakde… :)

    [Reply]

  21. arsumba says:

    masih menebak-nebak apa maksud dari sepatah kalimat diatas…

    sekalian ngucapin semoga sukses kontesnya mas.. :)

    [Reply]

    Khery Sudeska reply on May 22nd, 2010 3:22 am:

    Memang begitulah salah satu sifat Fiksi Mini itu, Crit. Membuat orang jadi menebak2. Yang paling tahu artinya tetap saja si penulisnya… :D

    [Reply]

  22. hanifilham says:

    menyentuh mas fiksi mininya… mantab…

    [Reply]

  23. maria says:

    maaf gara-gara internet mati dua hari jadi tertinggal berita, ada yang mini-mini , btw , baru nongol.

    [Reply]

  24. Askum bung Khery. . .
    Minggu pagi mampir. .ternyata ikut kontes. .ya? Keknya blog tetangga banyak yang ikut juga.

    Selamat ber-konter ria

    [Reply]

  25. aura pelupa says:

    Sukses untuk Anda! Fiksi Mini yang mengharukan!

    [Reply]

  26. maria says:

    aku juga daftar:
    http://mariasunarto.wordpress.com/2010/05/pralaya

    satu lagi :

    http://mariasunarto.com/2010/05/oh-indahnya-bersahabatan -dan-perbedaan.

    coba2 gak berharap dapat ,ikut ngeramain aja.

    [Reply]

  27. agoenk70 says:

    hmmm fikmin nya mengahrukaaan…
    semoga menang yahh

    [Reply]

  28. ernit says:

    wew,
    keren!!!
    moga menang yiaahh ;)

    [Reply]

  29. batin bunda membiru membaca fikminmu,Mas Sudes

    semoga sukses dikontes fikminnya Wi3Nda ya, Mas
    salam

    [Reply]

  30. Sudeska.Net says:

    Fluktuasi…

    “Bisakah kita kembali mengulang hadirnya perasaan itu?” tanya si istri pada suaminya. Matanya jauh memandang keindahan sungai dan dedaunan. “Perasaan apa?” sang suami acuh tak acuh. Ia tampaknya lebih berminat pada kisah dalam buku yang sedang dibacany…

  31. anto says:

    ini seperti akun @fiksimini di twitter itu yah friend ?

    bagus, dalam dan bermakna, walau dlm jumlah kata terbatas…

    oh, yah. mengenai fiksi mini, ada jg ulasannya di http://indonovel.com/definisi-dan-sejarah-tweetfiction , cuma disebut Tweetfiction, bukan fiksi mini…

    [Reply]

Leave a Reply