Wacana Umum
Khoo Kheng Hor, dalam sebuah ilustrasi perang Sun Tzu, menggambarkan begini: “Jika anda adalah seorang jenderal yang memimpin satu peleton pasukan, anda mendekati suatu jalan lembah yang sempit, dan tentara musuh sudah siap di lubang perlindungan dengan senjata-senjata mereka.” Dalam situasi itu, anda berpikir positif bila anda berpikir bahwa peluru-peluru tidak bisa mengenai anda dan [...]
Humanisme, Masalah Bangsa, Modernitas
Minta maaf saya, bila judulnya kurang enak didengar. Pagi kemarin, saya membaca sebuah status di facebook, isinya kira-kira begini: “Hih…! Geram ya…!? Masa Ariel yang dijadikan tersangka. Padahal, seharusnya mereka tuh tahu, kan Ariel itu hanya salah satu korban. Seharusnya orang yang menyebarkan video itu yang dihukum seberat-beratnya…” Nah?!
Humanisme, Motivasi
“Kita mesti senantiasa bersiap-siap akan kedatangan musuh,” demikian teriak Sun Tzu beratus-ratus tahun yang lalu. Walau ‘musuh’ yang dikatakan Sun Tzu itu tidak selalu ditafsirkan sebagai musuh dalam arti yang sebenarnya, namun kenyataan tidak dapat dibantah, sebaik dan seelok apapun kita berusaha dalam sikap dan perbuatan kita, musuh selalu saja ada dalam kehidupan kita. Pada [...]
Humanisme, Motivasi
Pernah dengar pepatah kuno ini? “Mati Belanda karena pangkat, mati Cina karena harta, mati India karena makanan, mati Melayu karena angan-angan.” Kita ambil bagian terakhir saja, ‘mati Melayu karena angan-angan’. Maksud kata ‘Melayu’ dalam pepatah ini adalah masyarakat Indonesia. Maka, dengan demikian, pepatah ini ‘menyentil’ (dengan tujuan memotivasi – pen.) bahwa orang Indonesia itu banyak [...]
Perjalanan
Terenyuh juga oleh postingan Mande nakjaDimande tentang Lembah Anai Dilanyau Banjir akhir Maret lalu, tersadar saya, bahwa saya pernah mengambil gambar sebelum peristiwa itu di sana. Memang, saat ini, saya pun belum tahu apa gerangan kabar Lembah Anai setelah banjir itu melanyaunya. Sudah kembali seperti semulakah? Atau, belum? Setidaknya, inilah kenang-kenangan yang pernah tercipta di [...]
Humanisme
Saya kira, kita harus setuju, bahwa pernyataan yang mengatakan masyarakat kita sekarang ini sudah cerdas, agaknya benar. Masyarakat lebih tahu apa yang mereka butuhkan. Setiap kali ada kebijakan yang tidak bisa untuk mereka terima, maka dengan serta merta mereka akan melakukan antitesis terhadap kebijakan itu. Dasar pertimbangan mereka, tentu saja, logika kehidupan mereka. Antitesis itu [...]
Blog, Blogger, Blogging
Tunggu dulu! Ini bukan antitesis dari tulisan saya terdahulu tentang argumentasi Mengapa Harus Ngeblog? Saya kira, teman-teman pembaca dan Blogger tahu, bahwa blog ini selama dua bulan terakhir mengalami “kematian”, tidak di-update dan pemiliknya pun jarang melakukan silaturahim blogwalking. Nah, berikut ini adalah penjelasannya.